Ku tatap satu persatu para petinggi rakyat.
Semua mengatakan akulah pelayan masyarakat.
Namun lama kelamaan merekalah yang menggerogoti rakyat
Semuanya berlomba-lomba untuk membodohi rakyat.
Dulu berlomba-lomba mencuri hati rakyat.
Dan Sekarang dengan santainya mematahkan hati rakyat.
Para pejabat dengan lihai bermain retorika kepada rakyat.
Tanpa tahu luka seperti apa yang di dapat.
Sekarang rakyat hanya mampu menatap.
Pejabat seperti apa yang akan mereka harap.
Semua telah menjadi penghianat.
Tanpa ada yang menjadi penghangat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar